P o p B o x
22 March 2018
PopBox Selamatkan Dudung yang Bingung
Saya pun datang menghampiri Dudung yang sedang gundah gulana dan menawarkan solusi brilian. "Kamu kenapa gusar? Tenang saja, barangmu pasti sampai," kataku.

Dudung pun kaget. "Bagaimana bisa kamu yakin barang saya bisa sampai?" 

Saya hanya tersenyum, lalu merebut gawai cerdas milik dudung dan mengunduh aplikasi PopBox Asia. "Nih, tunggu sampai selesai, dan lakukan registrasi. Setelah itu, kamu tinggal ikutin instruksinya dan masalah kamu akan selesai," kata saya kepada Dudung yang malah ketiduran.

Untunglah, setelah Dudung mengunduh aplikasi PopBox, masalah ketakutan barangnya tak sampai pun selesai. Indahnya berbagi pengetahuan. 

Tunggu, jangan pergi dulu!

Saya, sebagai penulis TUMI Indonesia, ingin memberitahu kamu apa itu PopBox Asia yang telah menyelesaikan masalah Dudung.

POP%2BBOX%2Bdan%2BJokowi
Tak cuma Dudung, pak Joko Widodo (Jokowi) pun nyobain PopBox

Dari gambar di atas disebutkan bahwa PopBox adalah loker otomatis di mana kamu bisa ambil sendiri paket pesananmu, kapanpun dan di manapun. Artinya, meski kamu tidak di rumah atau sedang tidak bisa menerima barang, pesanan kamu tetap bisa sampai di tanganmu lewat bantuan loker PopBox.

Kok bisa?


Jelas bisa, karena PopBox bekerja sama dengan sejumlah perusahaan kurir dan e-commerce. Dengan begitu, para kurir akan menaruh barang pesanan kalian di PopBox tersebut.


Loker PopBox sendiri terletak di banyak tempat yang mudah diakses seperti mall, perkantoran, apartemen, universitas, stasiun kereta api, mini market, dan lain-lain. Lokasinya ada di Indonesia dan Malaysia, terdapat di 8 kota dan 325 wilayah. Lebih lengkapnya bisa dicek di http://www.popbox.asia/locations

Pengguna PopBox pun sudah mencapai 550 ribu orang. Hal ini membuktikkan bahwa PopBox telah mampu menjawab persoalan belanja online banyak orang.

Persoalan Belanja Online?


Ya, selama ini kurir-kurir kerap kesulitan mengirimkan barang karena lokasi pembeli sulit dijangkau. Sementara bagi pembeli, terkadang tidak bisa menerima barang pesanan karena tidak di rumah. Hal-hal tersebut membuat persoalan belanja online menjadi rumit, karena barang belum tentu bisa sampai tepat waktu.

Lalu, siapa saja sih pengguna PopBox?


Sebenarnya siapa saja dapat menggunakannya. Namun rata-rata pengguna PopBox berasal dari anak kos yang jarang di rumah, anak kantoran yang malu belanja online, dan orang-orang yang alamat rumahnya sulit ditemukan. 

Bagaimana cara menggunakannya?

Seperti yang saya jelaskan ke Dudung, pertama-tama, kamu harus beli barang dulu pastinya di toko online. Setelah itu, pilih lokasi locker PopBox tempat barang akan dikirim. Lalu, kamu akan dapat kode PIN yang dipakai untuk mengambil barang pesananmu.

Setelah barang sampai, akan ada pemberitahuan lewat SMS ke ponsel kamu. Tak usah buru-buru, ambil sehari lagi juga tak mengapa, karena maksimal barang bertahan 3 hari di loker PopBox, itupun bisa diperpanjang.


Saat mengambil, kamu akan dimintai untuk mengisi PIN. Jika PIN-nya benar, loker akan terbuka dengan otomatis.

Kalau barangnya tidak sesuai bagaimana? Bisa di-return kok, lewat menu 'Return Parcel'. Tonton video ini:


Adapun berat maksimal barang yang dikirim adalah 5 kg. Hal itu karena kotak lokernya paling besar ukuran L (33x48x48cm) dan paling kecil ukuran XS (20x24x48cm). Berikut rinciannya:

Ukuran%2BPOP%2BBOX
Untuk kamu ketahui, PIN yang kamu terima cuma bisa dipakai sekali untuk mengambil barang. Adapun lokernya menyala 24 Jam penuh.


Biayanya?

MURAH!

Biasanya, kurir-kurir lain mematok harga Rp9 ribu per kg. Namun jika mengirim via aplikasi PopBox, kamu hanya perlu bayar Rp10 ribu untuk barang yang berat maksimalnya 3 kg.

Selain kirim atau terima barang, kamu juga bisa beli pulsa kok. Mau tahu caranya, tonton video ini:



Adapun PopBox Asia didirikan pada 2015 oleh Adrian Lim dan Greta Bunawan. 

Kalau kamu-kamu mau tahu apa itu PopBox lebih lanjut atau mungkin mau kerja sama barengPopBox, bisa hubungi ke info@popbox.asia atau ke nomor 225 38 719. Selain itu juga bisa via sosial media PopBox@popboxasia atau lewat website www.popbox.asia.

http://www.tuminesia.com/2018/03/popbox-selamatkan-dudung-yang-bingung.html